Welcome To Kominfo Polman Blog...Media Komunikasi dan Infomasi Masyarakat Kabupaten Polewali Mandar...
Loading...

Friday, September 9, 2011

Hangatnya JepaTigaRasa…

Warisan nenek moyang suku Mandar memang tidak dapat terhitung.Mulaidarisitus-situs bersejarah, hinggabentuk budaya lain seperti makanan. Salah satunya adalah makanan khas Mandar yang dikenal denganjepa, Bahannya sederhana, ubikayu, kelapa, dan gulaaren.
Ubi kayu tersebut diparut kemudian diperas sampai habis airnya, kemudian dicampur dengan kelapa yang sudah dihaluskan, kemudian dipanggang di atas tungku tanah liat dengan panjepang(sebentuk piring yang terbuat dari tanah liat). Tidak membutuhkan waktu lama, hanya tiga (3) menit pemanggangan dengan bara api secukupnya, bahan-bahan tersebut pun berubah menjadi makanan dengan citarasa khas lokal, Jepa, makanan yang dulunya juga dikenal sebagai makanan pokok orang Mandar selain pisang.

Sekedar memberikan ilustrasi, makanan ini sebentuk dengan pizza namun agak tipis, ukurannya sesuai dengan panjepang sebagai cetakannya. Untuk memberikan citarasa beragam, maka ketiga bahan tersebut dimodifikasi dengan rasa khasnya.
Jika anda menyukai rasa manis, maka akan ditambahkan gula aren ditengahnya. Ada juga pilihan rasa lain dengan tidak menggunakan gula aren. Dan lebih mengenyangkan lagi, dengan pilihan rasa tanpa kelapa parut, Jepa dihidangkan dengan Baupeapi (ikan masak khas Mandar).
Menurut H.Jufri, yang merupakan salah satu penikmatnya menuturkan, Jepa dihidangkan dengan Baupeapi yang berkuah pedisadalah perpaduan rasa yang mantap. “Apalagi dipagi atau sore hari, menikmatinya ditemani dengan secangkir kopi hitam, maka akan lebihpas rasanya,”tambahnya.
Selainenak, makananinipuntidakmahal.Denganhanya Rp 1000, anda sudah bisa menikmati sensasi rasanya.Jepa paling enak jika dihidangkan panas-panas atau hangat, maka akan lebih terasa perpaduan rasa antara ubi, kelapa, dan gulanya.pokoknyamantap” ungkapDedi yang juga penggemarmakanan tradisionalini.
Untuk mendapati makanan khas Mandar ini, anda cukup datang sajadi pasar-pasar tradisional Polewali Mandar, salahsatunya dipasarPekkabataPolewali. Mardinah, salah seorang penjualmenuturkan, bahwa pelanggannya dari semua usia dan kalangan.”KalauharipasarJepa saya cepat habis, bahkan kadang tidaksampaisianghabismipak” katanya sembari melayani pembeli.
Menurut Mardinah, dia telah berjualan Jepaselama puluhan tahun. “Untuk pastinya berapa lama saya berjualan Jepa ini, saya kurang ingat, pokoknya dari dahulu, yang pasti inimi pekerjaan saya pak”tuturnya sembari sibuk memanggang jepanya.
Ditengah arus perdagangan global ada seperti Mardinah yang menyandarkan ekonomi keluarganya dari berjualan makanan tradisional, dan ditengah arus makanan kemasan modern, ada Jepa yang syarat dengan nilai budaya.Peduli dengan keberadaan makanan tradisional, berarti peduli terhadap pengembangan ekonomi lokal ala-Mardinah dan sekaligus mempertegasidentitas budaya kita.

1 comment:

wahyu unhiy hanaf said...

makanan tradisional di mandar, apa saja selain jepa???